Posted in Absurd Stories

Saya Menyukaimu

Jum’at, 13 Januari 2017 • 2:28 PM

 

Awalnya, saya menyukaimu karena rambutmu.

Lalu lama-lama…

ah, entahlah.

Saya tidak tahu, saya menyukaimu atau masih menyukai dia.

Saya ingin menjadi omega dia, tetapi dia tidak pernah menganggap saya ada.

Lalu, saya bertemu denganmu.

Saya selalu memperhatikanmu.

Duh, saya mulai lelah menulis ini.

 

Baiklah, saya lanjutkan.

Setelah sekian lama saya menyukaimu, tiba-tiba dia mendekati saya.

Memang hanya sekadar teman, saya yakin.

Tetapi, saya sangat terbawa perasaan.

Hingga kini saya tidak tahu menyukai siapa.

Saya bingung.

Padahal saya yakin, kamu ataupun dia, tidak akan memilih saya.

Bahkan, kamu pun tidak akan mau jika saya menyuruhmu untuk membaca tulisan yang saya tulis disaat saya jenuh dengan Fisika ini.

Karena saya sadar, kalau saya sama sekali tidak cocok untuk kamu ataupun dia.

 

Ah, saya bingung.

Saya hanya ingin bercerita tentang saya yang masih ingin menjadi omega-nya, tetapi saya pun senang memperhatikan rambutmu.

Saya bingung, apakah saya hanya menyukai rambutmu?

Entahlah.

Saya dan tangan saya sudah mulai pegal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s